Kini rinduku terlunta lunta.
Dalam penantian yg
semakin diam.
Ditirai malam kesendirian.
Wajah kuyu ini kupaksa
tersenyum. Untuk penghias sepi jiwa
tanpamu. Karena aku tetap
memujamu meski cabikan
nyata dan sorot mata
terus mengawasimu.
Dan kau tak bergerak
mengusap helai helai dahaga.
Dalam penantian yg
semakin diam.
Ditirai malam kesendirian.
Wajah kuyu ini kupaksa
tersenyum. Untuk penghias sepi jiwa
tanpamu. Karena aku tetap
memujamu meski cabikan
nyata dan sorot mata
terus mengawasimu.
Dan kau tak bergerak
mengusap helai helai dahaga.
Balikpapan,25102011
Anda sudah membaca Puisi "Rindu"
Salam Sukses
Silahkan dilanjut dan baca artikel yg lain atau yg terkait dibawah ini.. Label: Kopi Puisi Puisiku
Salam Sukses
Silahkan dilanjut dan baca artikel yg lain atau yg terkait dibawah ini.. Label: Kopi Puisi Puisiku

No comments:
Post a Comment