CINTA
Lalu berkatalah Almitra.
Bicaralah pada kami perihal cinta.
Dan mengangkatkan kepalanya dan memandang kearah kumpulan
manusia itu.
Dan keheningan menguasai mereka.
Pabila cinta menggamitmu,ikutlah ia,
walaupun jalannya sukar
dan curam.
Pabila ia mengepakkan sayapnya.
Engkau serahkanlah dirimu
kepadanya,
walaupun pedang yg terselip pada sayapnya akan melukai dirimu.
Pabila ia berkata kata percayalah padanya,
walupun suaranya
akan menghancurkan mimpimu,
seperti angin utara yg memusnahkan taman
taman,
karena sekalipun cinta memahkotakanmu,
ia juga akan
mengorbankanmu.
Walaupun ia menyuburkan dahan dahanmu,
ia juga mematahkan ranting
rantingmu.
Walaupun ia memanjat dahanmu yg tinggi dan mengusap ranting
rantingmu yg gemetar dalam remang cahaya matahari,
ia juga turun ke akar akarmu
dan menguncangkan sari perut bumi.
Seperti seberkas jagung.
ia akan mengumpulmu untuk
dirinya,
membantingmu sehingga engkau bogel.
mengayakakanmu sehingga terpisah
dari kulitmu.
mengisarkanmu sehingga menjadi putih bersih.
mengulimu agar kamu
mudah dibentuk dan selepas itu
membakarmu diatas bara api.
Agar kamu menjadi
sepotong roti yg diberkati.
Untuk hidangan kenduri tuhanmu yg suci.
Anda sudah membaca Puisi Kahlil Gibran,Cinta
Salam Sukses
Silahkan dilanjut dan baca artikel yg lain atau yg terkait dibawah ini.. Label: Kahlil Gibran Kopi Puisi
Salam Sukses
Silahkan dilanjut dan baca artikel yg lain atau yg terkait dibawah ini.. Label: Kahlil Gibran Kopi Puisi

No comments:
Post a Comment